Tujuan dan Fungsi Pasar Modal

Tujuan dan Fungsi Pasar Modal – Guna memenuhi kenutuhan jaman yang semakin berkembanga sebagai negara hukum, pemerintah Indonesia mengaktifkan beroperasinya pasar modal dengan tujuan untuk lebih memacu laju pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya tersebut dilandaskan oleh adanya kebutuhan dana pembangunan yang semakin meningkat. Dengan demikian melalui pasar modal, dunia perjuangan akan dapat memperoleh sebagian atau seluruh pembiayaan diperlukan. Selain itu, juga dimaksudkan untuk meratakan hasil-hasil pembangunan melalui kepemilikan saham-saham perusahaan serta penyediaan lapangan kerja dan pemerataan kesempatan usaha.

Tujuan dan Fungsi Pasar Modal

Pasar modal (Capital Market) secara umum ialah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya ialah bank-bank komersial dan semua forum mediator dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam arti sempit, pasar modal ialah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan menggunakan jasa para mediator pedagang efek (Sunariyah, 2000 : 4).
Dilihat dari pengertian akan pasar modal diatas, maka jelaslah bahwa pasar modal juga merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikkan perusahaan kepada masyarakat. Sehingga pasar modal sebagai  alternatif pendanaan bagi perusahaan meskipun Perbankan telah berfungsi dengan baik, jadi pasar modal lebih kepada fungsi melengkapi aktifitas forum keuangan. Dimana pasar modal berfungsi dalam menghubungkan kepentingan pemilik modal (investor) dengan peminjam dana (emiten) (Usman Marzuki : 1989, disadur,Anoraga Pandji : 248, 2000).

Umumnya pasar modal terbagi atas tiga segmen utama dan setiap segmen mempunyai karakteristik khusus ibarat pasar modal kredit hipotek lazimnya untuk pembangunan perumahan, perkantoran, pabrik dan bangunan lainnya, pasar modal untuk obligasi pemerintah ( sentra / tempat ), pasar modal untuk sektor ekonomi terbagi lagi dalam sub kategori perusahaan agribisnis, industri dan perusahaan jasa. Sedangkan untuk segmen internasional ibarat Eurobonds dan Euronotes ialah untuk pemenuhan tiga segmen disebutkan dalam kategori fatwa modal internasional dimana pada ketika ini yang paling populer ialah sub segmen saham korporasi yang diedarkan oleh bursa New York Stock Exchange ( NYSE ) atau oleh Tokyo Stock Exchange dan bursa lainnya.

Fungsi Pasar Modal 

Pasar modal mempunyai tugas penting dalam perekonomian suatu Negara alasannya ialah pasar modal mempunyai 2 fungsi, yaitu :

  • Fungsi ekonomi.

Pasar modal menyediakan kemudahan atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak investor dan pihak yang memerlukan dana.

  • Fungsi keuangan.

Pasar modal menawarkan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih. Kaprikornus diharapkan dengan adanya pasar modal acara perekonomian menjadi meningkat alasannya ialah pasar modal merupakan alternative pendanaan bagi perusahaan-perusahaan untuk sanggup meningkatkan pendapatan perusahaan yang pada hasilnya menawarkan kemakmuran bagi masyarakat yang lebih luas.

Sedangkan fungsi pasar modal di Indonesia meliputi:

  • Sebagai sarana tubuh perjuangan untuk mendapat aksesori modal;
  • Sebagai sarana pemerataan pendapatan;
  • Memperbesar produksi dengan modal yang didapat sehingga produktivitas meningkat;
  • Menampung tenaga kerja; dan
  • Memperbesar pemasukan pajak bagi pemerintah. 

Capital Market sebagai tempat bertemunya pihak yang mempunyai dana lebih (lender) dengan pihak yang memerlukan dana jangka panjang tersebut (borrower). Pasar modal mempunyai dua fungsi yaitu ekonomi dan keuangan. Di dalam ekonomi, pasar modal menyediakan kemudahan untuk memindahkan dana dari lender ke borrower.
Dengan menginvestasikan dananya,  lender mengharapkan adanya imbalan dari penyerahan dana tersebut. Sedangkan bagi borrower, adanya dana dari luar sanggup dipakai untuk perjuangan pengembangan usahanya tanpa menunggu dana dari hasil operasi
perusahaannya.

Jenis  Pasar Modal

Pasar modal dibedakan menjadi 2 yaitu pasar perdana dan pasar sekunder :

Pasar Perdana ( Primary Market ) ialah penawaran saham pertama kali dari emiten kepada para pemodal selama waktu yang ditetapkan oleh pihak penerbit (issuer) sebelum saham tersebut belum diperdagangkan di pasar sekunder. Biasanya dalam jangka waktu sekurang-kurangnya 6 hari kerja. Perusahaan sanggup menggunakan dana hasil emisi untuk menyebarkan dan memperluas barang modal untuk memproduksi barang dan jasa. Selain itu sanggup juga dipakai untuk melunasi hutang dan memperbaiki struktur pemodalan usaha.

Pasar Sekunder ( Secondary Market ) ialah tempat terjadinya transaksi jual-beli saham diantara investor sesudah melewati masa penawaran saham di pasar perdana, dalam waktu selambat-lambatnya 90 hari sesudah ijin emisi diberikan maka efek tersebut harus dicatatkan di bursa. Dengan adanya pasar sekunder para investor sanggup membeli dan menjual efek setiap saat. Sedangkan manfaat bagi perusahaan, pasar sekunder berkhasiat sebagai tempat untuk menghimpun investor forum dan perseorangan.

Manfaat Pasar Modal

Secara umum, manfaat dari keberadaan pasar modal ialah :

Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia perjuangan sekaligus memungkinkan alokasi dana secara optimal.
Memberikan wahana investasi yang bermacam-macam bagi investor sehingga memungkinkan untuk melaksanakan diversifikasi.
Menyediakan leading indicator bagi perkembangan perekonomian suatu Negara. Maksudnya kalau pasar modal berkembang maka diharapkan perekonomian juga akan berkembang.
Penyebaran kepemilikan perusahaan hingga pada lapisan masyarakat menengah
Penyebaran kepemilikan, keterbukaan dan profesionalisme membuat iklim berusaha yang sehat serta mendorong pemanfaatan administrasi profesional.


Sumber http://www.ekonomiplanner.com