PERMINTAAN, PENAWARAN, HARGA KESEIMBANGAN PASAR

Rangkuman Materi Ekonomi Kelas X Sekolah Menengan Atas : PERMINTAAN, PENAWARAN, HARGA KESEIMBANGAN PASAR serta ELASTISITAS

Standar Kompetensi:

4. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar.

Kompetensi Dasar:

1.Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi seruan dan penawaran.

2.Menjelaskan aturan seruan dan aturan penawaran serta perkiraan yang mendasarinya.

3.Mendeskripsikan pengertian harga dan jumlah keseimbangan.

4.endeskripsikan banyak sekali bentuk pasar barang.

5.Mendeskripsikan pasar input.

Indikator:
1.Mendeskripsikan pengertian seruan dan penawaran

2.Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi seruan dan penawaran

3.Mendeskripsikan aturan seruan dan aturan penawaran serta asumsi-asumsinya

4.Menunjukkan penerapan aturan seruan dan penawaran terhadap barang dalam kehidupan di masayarakat

5.Mendeskripsikan proses terbentuknya harga dan output dalam keadaan keseimbangan

6.Mendeskripsikan pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas

7.Menghitung elastisitas seruan dan penawaran dengan memakai tabel, grafik, dan matematis

8.Mendeskripsikan proses terbentuknya harga dan output keseimbangan dan menggambar grafknya

9.Menghitung harga dan output dalam keadaan keseimbangan

1.Pengertian Permintaan

Pengertian seruan yaitu kuantitas suatu barang ekonomi yang akan dibeli pada banyak sekali kemungkinan tingkat harga dalam periode tertentu di pasar.

2.Macam-Macam Permintaan
a.Dilihat dari daya beli konsumen, seruan dikelompokkan sebagai berikut.

1)Permintaan efektif, merupakan seruan konsumen terhadap suatu barang dan jasa yang  disertai daya beli atau kemampuan membayar.

2)Permintaan potensial, merupakan seruan konsumen terhadap suatu barang dan jasa yang tidak disertai dengan daya beli atau hanya mendasarkan pada kebutuhan saja.

b.Dilihat dari pendapatan riii atau konkret konsumen, seruan dikelompokkan sebagai berikut.

1)Permintaan konsumen, yaitu seruan yang dilakukan oleh seluruh anggota masyarakat terhadap barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan

2)Permintaan pengusaha, yaitu berawal dari pengusaha berusaha memproduksi barang dan jasa yang diharapkan konsumen.

3)Permintaan pemerintah, bertitiktolakdari pemerintah mengeluarkan belanja untuk kelancaran roda pemerintahan sehingga mengakibatkan seruan pemerintah terhadap barang-barang dan jasa.

4)Permintaan luar negeri, terbentuk dari seruan yang tiba dari konsumen, pengusaha, dan pemerintah negara lain sehingga mempengaruhi pula seruan di dalam negeri.

c.Dilihat dari jumlah pemintanya, seruan dikelompokkan sebagai berikut.

1)Permintaan perseorangan, merupakan seruan dari seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup, bersifat beda antara orang yang satu dengan yang lain, tergantung dari pendapatan dan pendidikan.

2)Permintaan pasar atau kolektif, merupakan seruan yang dimiliki masyarakat sebagai keseiuruhan dalam waktu yang sama.

3.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan
a. Harga Barang Itu Sendiri

b.Harga Barang Lain yang Berkaitan Erat dengan Barang Tersebut

c.Pendapatan Rumah Tangga dan Pendapatan Rata-Rata Masyarakat

d.Intensitas Kebutuhan

e.Selera Konsumen

f.Jumlah Penduduk

g.Perkiraan Mengenai Harga Masa Depan

4.Hukum Permintaan
Dalam hukum permintaan dikatakan bahwa “Semakin rendah harga suatu barang maka semakin banyak seruan terhadap barang tersebut. Sebaliknya, semakin tinggi harga suatu barang maka makin sedikit seruan terhadap barang tersebut”. Ditinjau dari ilmu ekonomi, aturan tersebut cenderung tidak berlaku mutlak. Hukum seruan sanggup berlaku kalau dalam keadaan ceteris paribus. Artinya, aturan seruan sanggup berlaku apabila faktor-faktor yang mempengaruhi seruan tidak mengalami perubahan.

5.Daftar Permintaan, Kurva Permintaan, dan Fungsi Permintaan

a.Daftar Permintaan

Daftar seruan yaitu suatu tabel yang memberi citra dalam angka-angka wacana relasi antara harga dengan jumlah barang yang diminta.

b.Kurva Permintaan

Penggambaran daftar seruan

Kurva seruan

———————

c.Fungsi Permintaan

Fungsi seruan merupakan relasi antara variabel harga (sesuatu yang mempengaruhi perubahan harga) dengan variabel jumlah barang atau jasa (sesuatu yang mempengaruhi perubahan jumlah barang atau jasa yang diminta).

Secara matematis, fungsi seruan tersebut sanggup ditulis dalam bentuk berikut.

Qd = -aP + b atau Pd = – Q + 

Keterangan :

Qd = quality demand (permintaan)

a = gradien

b = konstanta

Pd = price of demand

6.Gerakan Sepanjang Kurva Permintaan dan Pergeseran Kurva Permintaan

a.Gerakan Sepanjang Kurva Permintaan

Kenaikan harga akan mengakibatkan penurunan jumlah yang diminta yang ditandai dengan bergeraknya titik korespondensi ke atas dan penurunan harga akan mengakibatkan kenaikan jumlah yang diminta yang ditandai dengan bergeraknya titik korespondensi ke bawah.

b.Pergeseran Kurva Permintaan

Kurva seruan akan bergeser sejajar ke kanan atau ke kiri kalau terdapat perubahan seruan yang diakibatkan oleh faktor bukan harga (harga barang lain, tingkat pendapatan, intensitas kebutuhan, selera konsumen, ekspektasi harga masa depan, dan jumlah penduduk).

7.Elastisitas Permintaan

Elastisitas permintaan merupakan ukuran sejauh mana kepekaan atau jawaban terhadap jumlah barang yang diminta kalau terjadi perubahan harga, baik harga barang tersebut maupun harga barang lain, dan perubahan pendapatan konsumen.

Secara sederhana, koefisien elastisitas seruan (Ed) sanggup dirumuskan sebagai berikut.

Koefisien elastisitas seruan =

atau

Ed =————

Keterangan:

Q    = jumlah seruan awal

P    = harga awal

AQ = perubahan jumlah seruan

AP = perubahan harga

Elastisitas seruan dibedakan sebagai berikut.

a.Elastisitas Permintaan Harga (Ed)/Elastisitas Harga (Ep)

Elastisitas seruan harga atau price elasticity merupakan persentase perubahan jumlah barang yang diminta yang disebabkan oleh perubahan harga barang tersebut sebanyak 1%.

Macam-Macam Elastisitas Permintaan Harga

1)Elastis(Ed>1)

Kurva berikut menggambarkan seruan terhadap barang yang bersifat elastis. Artinya, setiap perubahan harga akan mengakibatkan perubahan jumlah barang yang diminta dengan persentase yang relatif lebih besar. Kurva permintaannya cenderung mendatar.

2) Inelastis (Ed < 1)

Kurva di bawah ini menggambarkan seruan barang yang bersifat inelastis (Ed<1). Artinya, setiap perubahan harga’akan mengakibatkan perubahan jumlah barang yang diminta dengan persentase yang lebih kecil. Kurva permintaannya cenderung curam.

3.Elastisitas Tunggal (Ed = 1)

Kurva di bawah ini menggambarkan seruan terhadap barang yang bersifat elastisitas tunggal (Ed= 1). Artinya, setiap perubahan barang yang diminta sama dengan perubahan harga. Kurva seruan yaitu cembung terhadap titik nol.

4) Elastisitas Tak Terhingga (Ed = )

Kurva di bawah ini menggambarkan keadaan yang ekstrem sehingga koefisien harga tidak terhingga (Ed = ). Artinya, pada harga tertentu dimungkinkan perubahan jumlah barang yang diminta secara tidak terbatas.

5. Inelastis Sempurna (Ed = 0)

Keadaan ekstrem bentuk lain yaitu kurva seruan inelastis tepat (Ed = 0) menyerupai gambar di bawah ini. Ed = 0, artinya setiap terjadi perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah barang yang diminta.

B.Penawaran

1.Pengertian Penawaran

Pengertian penawaran ada dua macam, sebagai berikut.

a. Dalam pengertian khusus, yaitu jumlah barang ekonomi yang ditawarkan pada harga dan waktu tertentu.

b. Dalam arti luas, yaitu jumlah suatu barang ekonomi yang tersedia untuk dijual di pasar.

2.Hukum Penawaran

Hukum penawaran menyatakan semakin tinggi tingkat harga suatu barang, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan oleh pengusaha, dan semakin rendah harga suatu barang, semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Anggapan ini berlaku bila faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhi penawaran dianggap konstan (ceteris paribus).

3.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

a.Biaya Produksi.

b.Teknologi

c.Keuntungan

d.Kebutuhan Uang

e.Harga Masa Depan

f.Tujuan Tertentu g. Pajak dan Subsidi

h.Jumlah Perusahaan dalam Industri

i.Perubahan Harga Barang Lain.

j.Perubahan Harga Itu Sendiri

k.Keadaan Cuaca atau Iklim

Daftar Penawaran, Kurva Penawaran, dan Fungsi Penawaran

a.Daftar Penawaran

Daftar penawaran yaitu daftar yang menunjukkan jumlah penawaran pada banyak sekali tingkat harga.

b.Kurva Penawaran

Kurva penawaran yaitu suatu kurva yang menunjukkan relasi antara harga suatu barang tertentu dengan jumlah barang yang ditawarkan.

Dari tabel daftar penawaran tersebut sanggup kita gambarkan dalam bentuk kurva penawaran sebagai berikut.

c.Fungsi Penawaran

Fungsi penawaran ini merupakan bentuk matematis untuk menyusun daftar penawaran pada banyak sekali kemungkinan tingkat harga. Bentuk umum fungsi penawaran yaitu sebagai berikut.

Q = aP – b  

Contoh:

Menggunakan daftar penawaran di depan :

P1 = 2 Q1 = 0

P2 = 3 Q2 = 4

4 (P – 2) = Q

4P – 8 = Q

Jadi fungsi penawarannya yaitu Q = 4P – 8

4.Gerakan Sepanjang Kurva Penawaran dan Pergeseran Kurva Penawaran

a.Gerakan Sepanjang Kurva Penawaran

Perubahan harga mengakibatkan gerakan sepanjang kurva penawaran.

Jadi, kalau harga naik kurva bergerak ke atas dan kalau harga turun kurva bergerak ke bawah.

b.Pergeseran Kurva Penawaran

Perubahan faktor-faktor lain selain harga sanggup mengakibatkan pergeseran kurva penawaran.

5.Pemuluran atau Elastisitas Penawaran

Elastisitas penawaran yaitu perbandingan antara seberapa besar perubahan jumlah barang yang ditawarkan sebagai akhir dari perubahan harga.

Elastisitas penawaran berfungsi untuk mengukur derajat kepekaan atau jawaban terhadap jumlah barang yang ditawarkan kalau harganya berubah.

Es = à

Macam-Macam Elastisitas Penawaran

a. Elastis(Es>1)

Kurva berikut menggambarkan penawaran barang yang mempunyai sifat lentur (Es > 1). Artinya, setiap perubahan harga akan mengakibatkan jumlah barang yang ditambahkan dengan persentase yang relatif lebih besar.

Gambar kurva cenderung mendatar

Kurva penawaran lentur (Es > 1)

b. Inelastis (Es < 1)

Kurva berikut menggambarkan keadaan penawaran yang bersifat inelastis (Es < 1). Artinya, setiap perubahan harga akan mengakibatkan perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan persentase yang lebih kecil. Contoh: Harga Penawaran barang P1 = Rp. 200,00 Q1 = 10 buah P2 = Rp. 90,00 Q2 = 8 buah Dari data tersebut, maka : Es = = = = = 0,36 (Es < 1) Kurva penawaran inelastis (Es < 1)

c.Elastisitas Tunggal (Es = 1)

Kurva berikut menggambarkan keadaan penawaran barang yang bersifat tunggal (Es = 1). Artinya, setiap perubahan harga akan diikuti dengan perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan persentase yang sama. Bentuk kurva penawarannya membentuk sudtit 45° pada kedua sumbunya.  Kurva penawaran elastisitas tunggal (Es = 1)

d.Elastisitas Tak Terhingga (Es = )

Kurva berikut menggambarkan keadaan penawaran barang yang bersifat elastisitas tak terhingga (Es = ). Artinya, pada ketika harga tertentu jumlah barang yang ditawarkan tidak terbatas. Bentuk kurva penawarannya bergaris lurus horizontal.

e.Inelastis Sempurna (Es = 0)

Kurva berikut menggambarkan penawaran dalam keadaan ekstrem Iainnya yang bersifat inelastis tepat (Es = 0). Artinya, setiap terjadi perubahan harga tidak kuat terhadap jumlah barang yang ditawarkan. Bentuk kurva penawarannya bergaris lurus vertikal.  Keadaan ini sanggup terjadi pada jangka waktu yang pendek. Kurva penawaran elastisitas tak terhingga (Es = 0)

Latihan

Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan tepat! 

1.Jelaskan pengertian penawaran dalam ekonomi!

2.Sebutkan faktor yang mempengaruhi penawaran!

3.Mengapa perubahan harga barang lain mempengaruhi penawaran?

4.Bagaimana bentuk umum fungsi penawaran?

5.Diketahui suatu barang dijual dengan harga Rp. 120.000,00 dan jumlah yang ditawarkan yaitu 30 unit, ketika harga jual turun menjadi Rp. 80.000,00, maka barang yang ditawarkan yaitu 10 unit. Tentukan fungsi penawarannya!Diketahui fungsi penawaran suatu barang Q = P – 3. Gambarkan kurvanya!

6.Diketahui fungsi penawaran 6Q = 12P – 3.000. Jika harga ditetapkan Rp. 2.000,00, maka berapakah jumlah barang yang ditawarkan?

7.Jelaskan apa yang dimaksud dengan elastisitas penawaran!

8.Bagaimana elastisitas penawaran dikatakan inelastis?

9.Jika diketahui pada ketika harga suatu barang Rp100.000,00, jumlah yang ditawarkan

10 buah dan pada ketika harga Rp75.000,00, jumlah yang ditawarkan 5 buah. Dari pernyataan tersebut, hitunglah elastisitasnya dan gambarkan kurvanya!

C.Harga Keseimbangan 

1.Pengertian Harga Keseimbangan 

Harga yaitu nilai yang dinyatakan dalam bentuk uang atau jumlah uang yang ditukarkan dengan suatu barang atau jasa. Harga keseimbangan merupakan harga yang terjadi sebagai akhir interaksi antara seruan dan penawaran. Interaksi seruan dan penawaran terjadi di pasar, maka harga keseimbangan disebut juga harga pasar.

2.Golongan Penjual dan Pembeli 

Di lain pihak ada penjual yang tidak sanggup menjual barangnya, lantaran kalau mengikuti harga pasar akan rugi.

Oleh alasannya itu, pembeli dan penjual digolongkan masing-masing menjadi tiga macam. a.Golongan Pembeli 

1)Pembeli marjinal, yaitu pembeli yang mempunyai tenaga beli sama dengan harga pasar. 2)Pembeli supermarjinal, yaitu pembeli yang mempunyai tenaga beli di atas harga pasar. Pembeli ini mempunyai kelebihan kesediaan untuk membayar harga barang yang ada di pasar atau mereka yang mendapatkan premi konsumen (Consumer’s Rent). .

3)Pembeli submarjinal, yaitu pembeli yang mempunyai tenaga beli di bawah harga pasar. Pembeli ini tidak sanggup ikut serta membeli barang.

b.Golongan Penjual 

1)Penjual marjinal, yaitu penjual yang mempunyai harga pokok sama dengan harga pasar. 26 2)Penjual supermarjinal, yaitu penjual yang mempunyai harga pokok di bawah harga pasar. 3)Penjual submarjinal, yaitu penjual yang mempunyai harga pokok di atas harga pasar. Kurva golongan pembeli dan penjual

3.Proses Terbentuknya Keseimbangan Harga 

Proses terbentuknya keseimbangan harga atau harga pasar merupakan proses tarik-menarik antara kekuatan seruan dan kekuatan penawaran atas barang tertentu. Contoh: Dalam suatu pasar diketahui fungsi seruan suatu barang yaitu Qd = – 4P + 1.100 dan penawarannya yaitu Qs = 6P – 150. Berapa harga keseimbangan dari fungsi-fungsi tersebut? Penyelesaian: a. Mencari harga keseimbangan dalam pasar Harga keseimbangan terjadi kalau penawaran = permintaan. – 4P + 1.100 = 6P- 150 -10P = -1.250 P = 125 b. Mencari kuantitas pada fungsi permintaan: Qd = P+1.100 Pada tingkat harga 125 maka kuantitasnya adalah: Qd = -4P + 1.100 = -4(125) + 1.100 = -500 + 1.100 = 600 c. Mencari kuantitas pada fungsi penawaran: Qs = 6P -150 Padatingkat harga 125 maka kuantitasnya adalah: QS = 6P-150 = 6(125)-150 = 750-150 = 600 27

d. Kurva keseimbangan:

Pengaruh Perubahan Permintaan dan Penawaran terhadap Harga Keseimbangan Perubahan jumlah barang yang diminta merupakan perubahan jumlah barang yang akan dibeli atau diminta akhir dari perubahan harga. Perubahan seruan barang yaitu bergeser atau berpindahnya kurva seruan akhir perubahan pendapatan dan berubahnya selera konsumen.

LEMBAR KOMPEENSI SISWA

Tagihan Tes Tertulis 

Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan tepat!

1.Mengapa harga keseimbangan disebut juga harga pasar?

2.Jelaskan apa yang dimaksud dengan pembeli submarjinal!

3.Apa yang dimaksud dengan penjual supermarjinal?

4.Jelaskan apa yang dimaksud dengan Consumer’s Rent!

5.Apa yang dimaksud dengan harga?

6.Bagaimana harga keseimbangan terbentuk?

7.Tunjukkan letak pembeli supermarjinal pada kurva golongan pembeli dan penjual dalam kondisi harga keseimbangan!

8.Kondisi apa yang akan terjadi pada harga keseimbangan kalau penawaran tetap dan seruan turun?

9.Gambarkan kurva perubahan harga keseimbangan sebagai akhir dari penawaran berkurang sedangkan seruan tetap!

10. Diketahui fungsi seruan Qd = -2P + 250 dan fungsi penawaran Qs = 3P + 50. Dari data tersebut hitunglah harga dan kuantitas keseimbangan, serta gambarkan kurvanya!

Demikianlah Rangkuman Materi Ekonomi Kelas X Sekolah Menengan Atas : PERMINTAAN, PENAWARAN, HARGA KESEIMBANGAN PASAR serta ELASTISITAS Semoga sanggup bermanfaat…………….


Sumber http://www.ekonomi-holic.com/