MENGENAL KLASIFIKASI BIAYA DENGAN BENAR

Untuk membahas wacana klasifikasi biaya atau cost, kita ketahui terlebih dahulu apa itu arti biaya (cost). Cost merupakan suatu pengorbanan dari sumber daya untuk memperoleh banyak sekali manfaat. Biaya dan beban mempunyai pengertian atau makna yang berbeda dalam akuntansi, lebih lengkapnya wacana perbedaannya sanggup dipahami dalam post apa itu beban dan apa itu biaya. Sedangkan obyek biaya atau cost object yaitu suatu kegiatan menyerupai produk, departemen, order, divisi dan proyek dimana penentuan biayanya diakumulasi dan diukur. Untuk pembagian terstruktur mengenai biaya tebagi menjadi banyak bab diantaranya yaitu biaya pabrikasi ( manufacturing cost ), biaya non-pabrikasi ( commersial expenses ), biaya utama ( prime cost), biaya konversi (convertion cost).
Untuk biaya pabrikasi ( manufacturing cost ) diklasifikasikan dalam materi langsung, tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik yaitu biaya diluar materi dan tenaga kerja langsung. Sedangkan biaya non-pabrikasi ( commersial expenses) diklasifikasikan dalam biaya pemasaran untuk pelanggan serta biaya manajemen untuk karyawan. biaya utama ( prime cost) bekerjasama bersahabat dengan jumlah tenaga kerja pribadi serta materi langsung, dan biaya konversi (convertion cost) bekerjasama dengan jumlah tenaga kerja dan overhead pabrik.

Berbicara mengenai volume produksi juga diklasifikasikan ke dalam biaya variabel yang berubah sesuai dengan volume kegiatan, biaya tetap dimana tidak ada perubahan biaya, dan juga biaya adonan yang mempunyai komponen biaya variabel dan juga biaya tetap. Sedangkan departemen diklasifikasikan dalam biaya bersama dari dua departemen atau lebih, biaya gabungan yang terjadi pada proses produksi dan menghasilkan dua produk atau lebih. Periode akuntasi juga dikualifikasikan ke dalam belanja modal dan jugapengeluaran pendapatan.
Apabila membicarakan mengenai klasifikasi biaya, masih ada lagi yang berkaitan dengan jenis biaya atau cost yaitu mengenai pengambilan keputusan, pelaksanaan, dan penilaian yang diklasifikasikan ke dalam incremental cost (biaya pemilihan alternatif tindakan), biaya kesempatan (pendapatan atau manfaat yang hilang apabila telah menentukan alternatif tertentu), sunk cost (biaya pengeluaran namun faktanya tidak relevan dengan keputusan), avoidable dan unavoidable cost dan juga controllable atau uncontrollable cost.
Kesimpulan
Biaya (cost) diklasifikasikan dalam banyak sekali macam pertimbangan dan juga perhitungan untuk mendapat penentuan biaya yang sesuai dengan pengoprasian usaha.


Sumber http://www.akuntansipendidik.com/