Mengenal Instrumen Keuangan Keluarga

Pengertian dari Instrumen keuangan atau financial instrument merupakan kontrak yang menyebabkan timbulnya asset keungan bagi satu entitas dan kewajiban keungan atau instrumen ekuitas bagi entitas lainya. hak kontraktual yaitu untuk mendapatkan kas atau asset keuangan lainnya dari entitas lain. Sebuah keluarga menjadi perlu untuk mempunyai keuangan yang sehat demi keberlangsungan keluarga tersebut di masa-masa yang akan datang. Dalam hal ini, kepemilikan instrumen investasi, instrumen tabungan, dan instrumen dana darurat wajib dimiliki untuk mempersiapkan masa depan yang lebih indah. Menurut Prita Ghozie menjelaskan, komposisi dari instrumen investasi, instrumen tabungan, dan instrumen dana darurat sangat fleksibel tergantung dari kebutuhan sebuah keluarga. Hal ini diharapkan dalam rangka menerapkan pengelolaan keuangan demi mempunyai struktur keuangan yang sehat.
foto search

Mengenal Instrumen Keuangan Keluarga

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas wacana mengenal instrumen keuangan menyerupai :

Tabungan

Sebagian pendapatan yang tidak dibelanjakan disimpan dalam bentuk tabungan di bank, sebagai cadangan dana jangka pendek.
Deposito
Sejenis jasa tabungan yang ditawarkan bank, yang mempunyai jangka waktu tertentu di mana uang di dalamnya dilarang ditarik nasabah. Bunga deposito biasanya lebih tinggi daripada bunga tabungan biasa.
Reksadana
Wadah dan contoh pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar Modal dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya.

4 Jenis Reksadana


Reksadana Pasar Uang
Investasinya ditanam pada imbas bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Reksadana Pendapatan Tetap
Setidaknya 80% dari dana yang dikelola (aktiva) diinvestasikan dalam bentuk imbas bersifat utang.
Reksadana Saham: setidaknya 80% dari dana yang dikelola dalam imbas bersifat ekuitas (saham pada suatu pasar modal).
Reksadana CampuranReksadana yang mempunyai perbandingan sasaran aset alokasi pada imbas saham dan pendapatan tetap yang tidak sanggup dikategorikan ke dalam ketiga reksadana lainnya.
Obligasi
Suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta akad untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada dikala tanggal jatuh tempo pembayaran. Di Indonesia, surat utang berjangka waktu 1 sampai 10 tahun yang diterbitkan pemerintah disebut Surat Utang Negara (SUN) dan utang di bawah 1 tahun yang diterbitkan pemerintah disebut Surat Perbendaharan Negara (SPN).

Saham
Satuan nilai atau pembukuan dalam aneka macam instrumen finansial yang mengacu pada bab kepemilikan sebuah perusahaan. Saham sanggup dibeli di bursa imbas lewat broker dan Anda akan menerima laba dengan meningkatnya nilai kapital dan menerima deviden. Untuk menerima laba maksimal butuh rentang waktu 10-20 tahun.

Jangka waktu sangat menentukan instrumen keuangan yang Anda pilih. Jika Anda ingin menyekolahkan balita tapi gres menyiapkan dananya satu tahun sebelum beliau masuk sekolah, tentu Anda tidak sanggup menentukan reksadana, apalagi saham. Pilihan terbaik untuk waktu yang singkat yaitu dengan tabungan. Untuk jangka waktu kurang dari tiga tahun, Anda sanggup membuka tabungan pendidikan anak alasannya yaitu kenaikan biaya uang pangkal tidak terlalu besar.

Bila Anda mempunyai jangka waktu yang lama, contohnya menyiapkan uang pangkal untuk kuliah anak, Anda sanggup menentukan instrumen keuangan yang lebih berangasan  yang sanggup memperlihatkan laba lebih besar, meski balasannya juga lebih besar. Anda sanggup memakai obligasi, reksadana atau bahkan membeli saham. Pastikan Anda mengenal betul instrumen keuangan yang Anda gunakan sebelum menaruh dana. 

Share ya…, agar warta ini bermanfaat


Sumber http://www.ekonomiplanner.com