I'm Freaky Alasan Mengapa Dia Tidak Membawa Pesan dari Hilang Anda – Istri

Posted on

Polisi lalu lintas yang tewas dalam kecelakaan di Kilometer 139 Jalan Kuala Terengganu-Kuantan dekat Teluk Kalong, Chukai mengatakan kepada suaminya bahwa dia telah menghubungi dia untuk memberitahukan kepadanya bahwa dia akan kembali ke rumah sekitar dua jam sebelum kecelakaan tersebut.

"Suami saya menyuruh saya untuk mengantarnya pulang dalam waktu satu jam dan kemudian dia mengatakan kepada saya bahwa dia sangat lelah selama pelatihan," kata Zarina Abdul Rahman, 37, Sersan Mayor Abdul Hakim Samingan, 54,

Selain Abdul Hakim yang merupakan anggota Divisi Investigasi Lalu Lintas dan Penegakan Hukum di Markas Besar Kepolisian Daerah Dungun (IPD), yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah rekan kerja, Kopral Saya Suresh, 36.

Menurut Zarina, kejadian tersebut terjadi saat suaminya kembali ke rumah di Kampung Rajawali di Pulau Serai, Dungun setelah mengikuti pelatihan jarak jauh dengan motor bertenaga tinggi sejak Selasa lalu. ]

"Dia menghubungi saya pada pukul 1.30 sore saat berada di Sungai Ular, Kuantan dan saya memintanya untuk naik dengan hati-hati. Dia juga mengumumkan bahwa dia akan bertugas besok di Arena Merdeka, Dungun dalam persiapan untuk hadirnya Wakil Perdana Menteri yang akan membuka sebuah program besar di sana hari Sabtu, "katanya saat ditemui di Unit Forensik Rumah Sakit Kemaman.

Jelas Zarina bertanya suaminya segera kembali ke rumah untuk beristirahat karena takut Abdul Hakim yang menderita diabetes sebelum diberitahu tentang kejadian tersebut pada suaminya sekitar pukul 3 sore

"Hasil pernikahan saya dengan semangat kami, kami diberi tiga mata tiga sampai sembilan tahun.

"Menikah terlambat menikah sebelum saya, memiliki empat anak berusia 18 sampai 31," katanya.

Sementara itu, Winney Suley Buan, 33, istri salah satu anggota yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, kata Suresh, almarhum suaminya sering mengirim WhatsApp dan mengumumkan kerinduannya.

"Saya agak aneh karena ini sudah lama sekali tapi tidak mengirim pesanan," katanya.

Menurut Winney, dia menerima pesan kerinduan terakhir yang dia kirimkan kepada suaminya saat mereka berhenti makan di Sungai Ular sebelum mereka meninggal dalam kecelakaan dua jam kemudian.

Sementara itu, Kepala Polisi Inspektur Kemaman Mohd Said Ibrahim mengatakan jasad kedua korban dibawa ke Unit Forensik Rumah Sakit Kemaman untuk pemeriksaan mayat.

"Kami juga menahan pengemudi dan truk untuk penyelidikan lebih lanjut dan menjalani tes skrining urine, kasus tersebut sedang diselidiki berdasarkan Pasal 41 (1) Undang-Undang Transportasi Jalan 1987," katanya.

Mayat Abdul Hakim akan dikuburkan di Kampung Seberang Pintasan, Dungun sementara almarhum Suresh dibawa pulang ke desanya di Kampung Gelam Kecik di Tumpat, Kelantan.

Sumber: Siakapkeli

Sumber= http://sehinggit.blogspot.com/2017/10/saya-pelik-sebab-sebelum-balik-dia-tak.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *