Holding Gear Tapi Memegang Hal Lain – Realita JPJ Saat Gadis itu Gagal Sesuatu

Posted on

[1945909]

Gambar dekoratif

Namaku Fatin. 7 tahun yang lalu saya berumur 19 tahun saya memesan daftar asuransi mobil saya. Ok. Abah daftar salah satu sekolah pengantar yang betah kat selangor. Belajarlah untuk lulus. Guru kelas satu untuk terbiasa dengan perlengkapannya. Saya sudah bermain perlengkapan karena memanfaatkannya.

Setelah itu guru melihat saya sebagai seorang profesional. Dia bilang dia mengajari saya jalan. Ini penuh dengan la. Saya tidak tahu Tapi dia seorang guru. ok la Ini menyelesaikan semua sesi belajar. Sudah waktunya saya menguji jpj saya. Ok. Parkir, bukit, 3 sudut mmg meletops saya lakukan. Sampai guru lain mengucapkan kata-kata itu kepada budaknya. Anda membuatnya.

Lihatlah dia di mana dia berdiri. Pasti yang kudengar karena jendela waktu terbuka. Hehe. Lepaskan jalan raya. Ini cukup bagus. Jalan hingga 10 menit dari mesin. Jpj itu garang. Dia bilang itu turun. Jadi jpj tu yang menyetir kembali.

Arti kata gagal saya. Dapatkan melewati mobil kembali. Guruku mengatakannya padaku. Murid-murid saya semua lulus. Ade sorg je tidak lulus. Hek elehhh perli pulak. Aku cemburu Ikuti tes ke-2 jalan. Jpj itu ganas dan gemuk. Saya gemuk terlalu gemuk. Ambil mobil kancil. Tidak apa-apa Sudah waktunya untuk memiliki cermin di cermin tapi tidak terserah pada saya. Jika ya, ini dia. Itu sebabnya aku mengerti. Anda harus tidur. Ok ….

tgh2 jln tu ade sorg jpj ngan mobil pelajar pinggir jalan yang rusak. Haa .. dimana saya belajar tes jpj dia Rabu sampai Kamis sore. Satu hari seminggu Jpj Saya memiliki sinyal rawa untuk membantu saya dengan bayi saya. Sekali lagi dia takut. Aku memegang 2 jpj. Saya memberi Anda fokus yang tak tergoyahkan ini. Ok. Alhamdulillah pegi kembali saya drive.

Sebagian besar waktu saat kita kembali, kita mengemudikan potensi untuk lulus tinggi. Itu benar untuk tanda borg. Anda mengirim kantor. Saya tidak tahu mengapa saya telah lulus. Selamat jalan saya. waktu ke kantor Tengah menunggu giliran. Saya pikir untuk memeriksa nilai saya. Teka wei … aku gagal Gila benar Aku mood yang buruk. Sejak saat itu saya pikir saya akan menghancurkan semua sofa. Meniup itu Saya sebut baju zirah. Punya ide bagus. Langsung kembali dengan guru. Abah kata gagal ke.

suara Dgr tahu. Tes jpj saya gagal! Saya adalah tanggal ujian ke-3 amik. Tapi saat itu saya pergi untuk belajar. Saya minta maaf. Sudah saatnya orientasi. Aku kembali untuk tes ke-3. Saya pegi la hari acara dengan harapan tinggi untuk lulus. Ok saya bisa punya jpj hensem putih. Dia cukup bagus. Karena saat aku bwk dia bilang tidak takut. Anda tidak bisa takut dengan mobil. Dia teman yang ramah dengan saya. Aku takut gila, karena aku di kelas tiga. Saya takut saya bisa mengganti gigi.

# Aku memegang gigi. Tapi itu gigi lain. Aku menahan diri. Serius mmg

lagi. Saya tgk la Anda tahu saya memegang lutut. Bongok je. Kamu takut Jpj masih sepi sehingga dia tersenyum. Katanya. Aku sudah bilang jangan takut. Rilek2 je. Maaf maaf maaf Saya tidak sengaja Katanya. Xpe. Lain kali jangan takut. Hati2. Aku masih Mad Anda Takut aku lps tu jpj tu bg borg markah kirim kiriman isis.

Saya belum memastikannya. Itulah yang saya lakukan tentang itu. Ketika saya naik ke atas, saya tidak melihat tanda saya. Andddd … alhamdulillah yayyyyy aku lulus. Akhirnya, setelah 3 kali tes … fuhhhhh. Buatlah saudara perempuan yang ingin menjadi kakak yang manis memiliki keberuntungan. Jangan pegang lutut saya – Fatin melalui IIUM

Sumber= http://sehinggit.blogspot.com/2017/10/nak-pegang-gear-tapi-terpegang-benda.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *