DOKTER BESAR GANDA SELAMA DUTY SETELAH OLEH RM70.000 OLEH PENGAWASAN MELAKA. – Berita Terkini

Posted on

AYER KEROH, MELAKA

Seorang wanita muda bertingkah marah dengan meninju dinding setelah Pengadilan Sesi, di sini, saat ini menghukum denda RM70.000 kepadanya karena diduga mengoperasikan lisensi dokter gigi di Bukit Katil, pada bulan Januari

Hakim Norma Ismail memvonis Nur Farahanis Ezatty Adli, 20, dari Alor Setar, Kedah setelah terdakwa mengaku bersalah atas tuduhan tersebut. bacalah dia.

Di bawah tuduhan, terdakwa didakwa memberikan klinik gigi pribadi tanpa didaftarkan berdasarkan Bagian 27 dari Undang-Undang Pelayanan dan Pelayanan Kesehatan Swasta 1998 (Undang-Undang 586) di Bakti Homestay, Jalan Bukit Katil, pukul 10..15, pada 25 Januari.

Terdakwa didakwa melakukan pelanggaran berdasarkan Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang 586 dan dapat dihukum berdasarkan ketentuan di bawah ayat 5 (1) (a) (i) tindakan yang sama yang memberikan denda paling banyak RM300.000 atau penjara paling lama enam tahun atau keduanya .

Sebelumnya, Wakil Jaksa Penuntut Umum Kementerian Kesehatan, Nurul Khairiyah Samsudin mengajukan tuntutan denda kepada terdakwa dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan pasien. Karena proses membawa kawat gigi hanya bisa dilakukan oleh dokter yang berkualitas, selain itu kasusnya bukan yang pertama di Malaka dan Malaysia.

[191]] Nur Farahanis, lulusan sebuah perguruan tinggi yang diwakili oleh pengacara Janariah Mustafa, mengajukan banding ke pengadilan untuk dihukum karena alasan bahwa dia adalah pelaku pelanggaran pertama, menghemat waktu untuk pengadilan, dan juga dihukum dan tidak akan mengulangi pelanggaran tersebut.

Setelah mendengar dalil dan dakwaan kedua pihak, Norma kemudian menjatuhkan denda sebesar RM70.000 kepada terdakwa jika dia gagal membayar hukuman penjara enam bulan.

Sumber: BERITA HARIAN

[1945909] [ BERITA TERBARU SETERUSNYA.. ]

yang mengejutkan setelah Sultan Johor membawa cucian ramah Muslim ditutup.

[1945904] [1945905]

KUALA LUMPUR

Asosiasi Konsumen Islam Malaysia (PPIM) menganggap tindakan sebuah toko binatu di Muar yang hanya ingin berurusan dengan pelanggan Islam bukanlah masalah besar, untuk majikan yang tidak mengambil staf non-Cina.

Kepala PPIM Datuk Nadzim Johan mengatakan kebijakan toko Elit Laundry yang mengundang kemarahan Sultan Johor harus dianggap terbuka dan tidak boleh dianggap sensitif.

"Saya tidak berpikir orang membuat ini menyakiti siapa pun. Karena dia mengerti Islam, "katanya, membela pemilik laundry, yang dikalahkan Sultan Ibrahim Sultan Iskandar karena ketidaktahuannya terhadap agama dan ekstremisme.

Nadzim malah beralih ke masalah diskriminasi di tempat kerja.

"Contoh tempat kerja hanya untuk orang Cina saja," katanya kepada FMT.

Sebelumnya, berbagai perwira mempertanyakan tindakan binatu swalayan setelah signage "ramah Muslim" yang menginformasikan toko tersebut untuk hanya menerima pelanggan Islam untuk "faktor kemurnian".

Dalam sebuah wawancara bersama dengan The Star hari ini, Sultan Ibrahim mengatakan bahwa ini adalah praktik yang memalukan, dan menginstruksikan pemilik binatu untuk meminta maaf karena mempermalukan orang-orang Johor.

Pemilik yang menolak untuk memperkenalkan namanya saat dihubungi mengatakan papan nama tersebut telah diungkap dan meminta maaf karena telah menerapkan kebijakan tersebut.

Sebelum pernyataan Sultan Johor, langkah-langkah dari toko binatu mendapat pujian dari beberapa tokoh agama negara, termasuk Penasehat Dewan Agama Kabupaten Johor Datuk Nooh Gadut dan Mufti Johor, Datuk Mohd Tahrir Samsudin yang menggambarkannya sebagai "indah" untuk menjamin kemurnian

Bagi Nadzim, masalah toko cucian terlalu dilebih-lebihkan.

"Dalam masalah saya, jangan dianggap sebagai masalah. Diambil dengan baik.

"Tapi tingkat orang tidak perlu dipolitisasi," katanya.

Nadzim mengatakan pengguna memiliki hak untuk memilih.

"Bagi saya kita harus berani. Kita tidak perlu membuat masalah, "katanya lagi.

"Saya suka pergi ke toko karena saya ingin membersihkannya. Jika orang lain tidak mau menjadi haknya, "katanya.

Sumber: Malaysia Gratis Hari Ini

Sumber= http://beritasemasa.net/doktor-gigi-yang-cantik-ini-menumbuk-dinding-selepas-didenda-rm70000-oleh-mahkamah-melaka/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *