CONTOH PENGHITUNGAN FUNGSI KONSUMSI, TABUNGAN DAN INVESTASI

Contoh Penghitungan Fungsi Konsumsi, Tabungan dan InvestasiMateri berikut ini akan membahas tentang Fungsi Konsumsi, Tabungan dan Investasi, meliputi: Pengertian, Rumus dan Contoh Penghitungannya.

PENDAPATAN (INCOME) ialah jumlah balas jasa yang diterima pemilik faktor produksi selama 1 tahun. Disimbolkan dengan Y
KONSUMSI (CONSUMPTION) ialah bab dari pendapatan yang dibelanjakan. Disimbolkan dengan C
TABUNGAN (SAVING) adalah bab dari pendapatan yang disimpan (tidak dibelanjakan). Disimbolkan dengan S
INVESTASI (INVESTMENT) ialah bab dari pendapatan perusahaan yang ditanamkan atau sebagai penambah modal kerja. Disimbolkan dengan I
Menurut JM Keynes, pendapatan suatu negara terdiri dari 2 (dua) hal :
PENDAPATAN PERSEORANGAN yang dirumuskan   Y = C + S   
PENDAPATAN PERUSAHAAN yang dirumuskan   Y = C + I
Apabila pendapatan berubah, maka perubahan tersebut akan kuat terhadap
konsumsi dan tabungan.
Untuk mengetahui perubahan tingkat KONSUMSI dirumuskan:
MARGINAL PROPENCITY TO CONSUME (MPC)
AVERAGE PROPENCITY TO CONSUME (APC)
Untuk mengetahui perubahan tingkat TABUNGAN, dirumuskan:
MARGINAL PROPENCITY TO SAVE (MPS)
AVERAGE PROPENCITY TO SAVE (APS)
FUNGSI KONSUMSI
Adalah fungsi yang menawarkan kekerabatan KONSUMSI (C) dengan PENDAPATAN (Y)
Dirumuskan :     
          
Dimana :
a  : besarnya konsumsi dikala pendapatan nol. Keadaan ini disebut dengan ‘konsumsi otonom’ yaitu konsumsi yang niscaya ada meskipun tidak memiliki pendapatan
b    : MPC
Untuk mengetahu besarnya a, dirumuskan :
FUNGSI TABUNGAN
Adalah fungsi yang menawarkan kekerabatan
TABUNGAN (S) dengan PENDAPATAN (Y)
                
    
Dengan mensubstitusikan fungsi konsumsi maka :
C = a + b.Y    ke      S = Y – C
Maka :
S = Y –  (a + b.Y)
S = Y –  a – b.Y
S = ( 1 – b).Y – a
S = -a + (1 – b). Y
Contoh:
1.    Diketahui fungsi konsumsi : C = 400 + 0,2 Y
v   Tentukan Fungsi Tabungan          
v   Besarnya tabungan dikala Y = 600
Jawab:
Fungsi Tabungan:
S  = – a + (1- b).Y
       = – 400 + (1-0.2).Y
       = – 400 + 0,8.Y
Jadi fungsi tabungannya  S = – 400 + 0,8Y
Besar tabungan kalau diketahui Y = 600
S  = – a + (1- b).Y
    = – 400 + (1- 0.2).600
    = – 400 + 0,8.600
    = – 400 + 480
S =  80
Jadi tabungan dikala Y = 600 sebesar S = 80
2.   Sebelum bekarja konsumsinya Rp.120.000/bulan. Setelah bekerja konsumsinya Rp.300.000/bulan dan dapat menabung Rp.60.000
v  Tentukan fungsi konsumsinya
v  Berapa besar tabungan dikala penghasilannya Rp.600.000/bulan
Jawab:
Pada dikala Y = 0 à C = 120.000
C = a + b.Y
C = 120.000 + b.Y
Pada dikala Y = 300.000 à S = 60.000
C = Y – S
C = 300.000 – 60.000
C = 240.000
Maka :      C = 120.000 + b.Y
                 240.000 = 120.000 + b.300.000
                 240.000 = 120.000 + 300.000 b
                 b = (240.000 – 120.000) : 300.000
                 b = 0,4
Jadi  fungsi konsumsinya à C = 120.000 + 0,4 . Y
SOAL LATIHAN
1.   Sebelum bekarja konsumsinya Rp.100.000/bulan. Setelah bekerja konsumsinya Rp.200.000/bulan dan dapat menabung Rp.50.000
v Tentukan fungsi konsumsinya
v Berapa besar tabungan dikala penghasilannya Rp.1.500.000/bulan
2.   Diketahui fungsi konsumsi C = 200.000 + 0,7 Y. Carilah fungsi tabungan serta besar tabungannya kalau diketahui pendapatan sebesar Rp. 900.000 !
3.    Diketahui fungsi konsumsi keluarga Bapak Ucok pada dikala pendapatannya Rp. 3.000.000,-  ialah              C = 500.000 + 0,8 Y.  Jika besar pendapatan Rp.5.000.000,-  maka hitunglah besarnya konsumsi keluarga Ucok !
 Itulah pembahasan wacana tentang Contoh Penghitungan Fungsi, Konsumsi, Tabungan dan Investasi, meliputi: Pengertian, Rumus dan Contoh Penghitungannya.


Sumber http://www.ekonomi-holic.com/