Berwarna: Denda Bisa Didenda Tidak Lagi Penjara RM2.000 Atau Enam Bulan Jika Gagal Mengikuti Cermin Cermin Lembaran Hitam di JPJ Haruskah Kasus Dibawa ke Pengadilan

Posted on

]

Pelanggar yang gagal menghapus stiker cermin hitam di kantor JPJ negara bagian (setelah dinyatakan bersalah) dapat didenda tidak lebih dari RM2.000 atau penjara tidak lebih dari enam bulan jika terjadi kasus diajukan ke pengadilan

JPJ dalam sebuah pernyataan mengatakan sejauh ini hanya akan mengeluarkan pemberitahuan PG 1 tentang larangan penggunaan kendaraan dan menginstruksikan pemilik atau pengemudi kendaraan yang melanggar peraturan yang ada (cermin gelap).

"Pemilik atau pengemudi kendaraan akan diberi waktu 10 hari untuk membawa kendaraan tersebut ke kantor JPJ negara bagian manapun untuk menghapus stiker kaca hitam," kata JPJ.

Menurut RTD, jika pengemudi atau pemilik kendaraan gagal membawa kendaraan dan melepaskan stiker cermin hitam di kantor RTD negara bagian, pemilik atau pengemudi kendaraan akan digabungkan maksimal sebesar RM300 sesuai dengan bagian 119 Undang-Undang Transportasi Jalan 1987.

Jika kasus diajukan ke pengadilan, untuk keyakinan pertama, pelaku akan didenda tidak lebih dari RM2, 000 atau dipenjara dengan jangka waktu tidak lebih dari enam bulan.

Dalam hal terjadi vonis kedua atau berikutnya, denda yang tidak melebihi RM4.000 atau dipenjara dengan jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan atau keduanya, JPJ

JPJ dalam sebuah pernyataan pada tanggal 10 Oktober mengatakan bahwa peraturan yang ada saat ini berlaku di bawah Peraturan Kendaraan Bermotor (Larangan Jenis Kaca Spesifik) 1991 (amandemen 5 Februari 2016).

Menurutnya, set transparansi cahaya (VLT) yang ditetapkan untuk kaca depan adalah 70 persen, cermin sisi pengemudi (50 persen) dan kaca spion belakang dan kaca belakang penumpang (30 persen).

Sumber: Siakapkeli

Sumber= http://sehinggit.blogspot.com/2017/10/tinted-pesalah-boleh-didenda-tidak.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *