AUDIT INVESTIGATIF BAGIAN II

Saya akan lanjutkan wacana tahap-tahap dalam melaksanakan Audit Investigatif. Silahkan teman-teman baca dengan seksama.

Tahap-Tahap Kegiatan Audit Investigatif 

1. Pra Perencanaan 
2. Perencanaan Audit Investigatif 
3. Pelaksanaan Audit Investigatif 
4. Pelaporan dan Tindak Lanjut 

Tahap Pra Perencanaan Audit Investigatif 

Tujuan : tujuan dilakukan pra perencanaan yaitu untuk meyakini layak tidaknya suatu informasi/pengaduan yang diterima sanggup ditindak lanjuti dengan audit investigatif

Informasi dugaan adanya masalah penyimpangan sanggup bersumber dari lingkungan intern atau ekstern antara lain : 

– pengembangan hasil audit reguler BPKP 
– forum eksekutif, legislatif, yudikatif / forum negara lainnya 
– masyarakat atau forum swadaya masyarakat (LSM) 
– Media massa 

Kriteria untuk menilai cukup tidaknya alasan untuk dilakukan audit investigatif yaitu kecukupan gosip untuk menjawab pertanyaan 5W dan 1H yaitu: 

•What (jenis penyimpangan dan dampaknya) 
•Who (siapa yang melakukan) 
•Where (dimana terjadi) 
•When (kapan terjadi) 
•Why (apa yang mengakibatkan penyimpangan terjadi) 
•How ( Bagaimana penyimpangan tersebut terjadi) 

Tahap Perencanaan Audit Investigatif 

Tujuan perencanaan audit investigatif yaitu untuk meminimalkan tingkat resiko kegagalan dalam melaksanakan audit investigatif serta menawarkan arah supaya pelaksanaan audit investigatif efisien dan efektif

Tahap Perencanaan antara lain menyerupai :

– Membuat Hipotesis Rinci 
– Menyusun Audit Program 
– Perencanaan Sumber Daya yang Dibutuhkan 
– Penugasan (assignment) 

Tahap Pelaksanaan Audit Investigatif 

1.  Pembicaraan pendahuluan dengan auditan 
2.  Pengumpulan dan penilaian bukti 
3.  Ekspose intern dilingkungan BPKP 
4.  Pembicaraan selesai dengan auditan 
5. Ekspose ekstern BPKP dengan instansi penyidik dalam masalah yang berindikasi Tindak Pidana Korupsi 

Pelaksanaan Pengumpulan Dan Evaluasi Bukti Difokuskan  Pada Upaya Pengujian Hipotesa Untuk mengungkapkan : 

– fakta-fakta dan proses kejadian 
– Sebab dan dampak penyimpangan 
– Pihak-pihak yang diduga terlibat/bertanggung jawab atas kergian keungan negara 
– Bukti-bukti yang mendukung 

Tahap Evaluasi Bukti 

Kegiatan ini untuk meyakinkan bahwa bukti yang telah dikumpulkan : 

a.  Memiliki kaitan dan mendukung   tersedianya alat bukti dari sudut pandang aturan pembuktian tindak pidana korupsi. 

b.  Membuktikan hipotesis yang telah dikembangkan / dikembangkan kembali untuk menyusun uraian fakta, pihak-pihak yang diduga terlibat dan bertanggung jawab serta kerugian keungan negara 

Tahap Pelaporan dan Tindak Lanjut 

Substansi laporan antara lain memuat : 

a.  Landasan penugasan 
b.  Tujuan, sasaran, ruang linkup audit investigatif 
c.  Hambatan pelaksanaan audit investigatif 
d.  Uraian fakta 
e.  Dampak dan penyebab penyimpangan 
f.   Bukti-bukti yang diperoleh 
g.  Kesepakatan melaksanakan tindak lanjut (termasuk akad dengan pihak penyidik) 
Demikian artikel Saya wacana Audit Investigatif atau Audit Forensik, semoga artikel ini sanggup membantu teman-teman semua. Terima Kasih.


Sumber https://hobiakuntansi.blogspot.com/