2 METODE UTAMA PENGUMPULAN BIAYA PRODUKSI

Metode Pengumpulan Biaya Produksi – Dalam proses pembuatan suatu produk atau barang terdapat dua buah kelompok biaya, apa saja kelompok tersebut, kelompok biaya tersebut adalah  biaya produksi dan biaya non produksi. Apa itu biaya produksi?


Biaya produksi diartikan sebagai seluruh biaya yang dikeluarkan dalam proses pengolahan materi baku menjadi suatu produk atau barang. Lalu apa itu biaya non produksi? Biaya non produksi diartikan sebagai seluruh biaya yang dikeluarkan untuk acara diluar prmbuatan produk, contohnya acara pemasaran, atau acara manajemen dan acara umum.

Biaya produksi akan membentuk “kos produksi”, kos produksi ini kelak akan dipakai untuk menghitung atau memilih kos produk jadi dan kos produk yang masih dalam proses (belum sepenuhnya jadi) sampai simpulan periode akuntansi. Sedangkan biaya-biaya non produksi ditambahkan pada kos produksi yang dipakai untuk menghitung totak kos produk.

Pengumpulan kos produksi sangat ditentukan oleh cara memproduksi suatu barang. Secara garis besar cara memproduksi suatu produk sanggup dilakukan dengan dua cara, yaitu produksi dengan dasar pesanan dan produksi dengan dasar massa.

Dengan demikian suatu perusahaan manufaktur atau perusahaan industri yang acara utamanya menciptakan barang atau produk, itu mempunyai dua tipe, yaitu perusahaan manufaktur yang berproduksi atas dasar pesanan dan perusahaan maufaktur yang berproduksi atas dasar massa.

Perusahaan yang berproduksi atas dasar pesanan melaksanakan pengolahan produksnya sesuai dengan pesanan dari pihak luar. Sedangkan perusahaan manufaktur yang berproduksi atas dasar produksi massa melaksanakan pengolahan produksnya untuk memenuhi persediaan digudang.

Apa pola perusahaan yang berproduksi atas dasar pesanan? Perusahaan manufaktur yang berproduksi atas dasar pesanan contohnya perusahaan percetakan, perusahaan meubel dan sebagainya. Lalu apa pola perusahaan yang berproduksi secara massa? Perusahaan manufaktur yang berproduksi massa, contohnya perusahaan semen, perusahaan tekstil, perusahaan pupuk dan sebagainya.


Perusahaan yang berproduksi menurut pesanan, akan mengumpulkan kos produksinya dengan memakai metode kos pesanan atau job order cost method. Sedangkan perusahaan yang berproduksi menurut produksi massa, akan mengumpulkan kos produksinya dengan memakai metode kos proses atau process cost method. Dalam metode kos pesanan seluruh biaya produksi dikumpulkan sesuai dengan masing-masing pesanan dan kos produksi persatuan produk yang dihasilkan untuk memenuhi pesanan tersebut sanggup dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan yang bersangkutan dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan. Sedangkan pada metode kos proses seluruh biaya produksi dikumpulkan untuk suatu periode tertentu dan kos produksi per satuan produk yang dihasilkan dalam periode tersebut sanggup dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk periode tertentu dengan jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode bersangkutan.

Perbedaan Metode Harga Pokok Proses dan Pesanan

Nah untuk memperjelas perbedaan antara metode harga pokok proses (process cost methode) dan metode harga pokok pesanan (job order cost methode) sanggup anda cermati dengan lebih gampang melalui tabel berikut ini:

 Dalam proses pembuatan suatu produk atau barang terdapat dua buah kelompok biaya 2 METODE UTAMA PENGUMPULAN BIAYA PRODUKSI

Kesimpulan
Metode pengumpulan biaya produksi tergantung pada sifat pengolahan suatu produk. Sifat pengolahan produk pada perusahaan manufaktur dibedakan kedalam dua golongan, yaitu: pengolahan produk dengan menurut pesanan dan pengolahan produk dengan menurut produksi massa. Dengan demikian, metode dalam pengumpulan biaya produksi juga dibedakan menjadi 2 metode, yaitu : Metode Harga Pokok Pesanan (Job order cost method), dan Metode Harga Pokok Proses (Process cost method).

Demikianlah pembahasan wacana Dua Metode dalam pengumpulan biaya broduksi, sesudah memahami artikel ini selanjutnya silahkan anda pahami Metode penentuan biaya produksi. Semoga saudara lebih memahami konsep metode pengumpulan biaya produksi sesudah anda membaca artikel ini.
Sumber http://www.akuntansipendidik.com/